Penangkapan Anggota Penipuan Nasabah Bank

Penangkapan Anggota Penipuan Nasabah Bank

Penangkapan Anggota Penipuan Nasabah Bank

BERKAHPOKER Seorang atlet e-Sport Winda Lunardi serta ibunya Floretta Lizzy Wiguna menjadi korban pembobolan uang Rp20,8 miliar di Maybank, yang diduga dilakukan oleh Kepala Cabang (Kacab) PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) Cipulir, Jakarta Selatan, berinisial AT yang kini sudah ditetapkan jadi tersangka.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan modus operandi kasus ini dilakukan dengan cara menarik uang dari rekening, tanpa seizin korban. Uang tersebut lalu dikirim pada teman-teman tersangka, untuk diputar dengan harapan mendapatkan keuntungan.

Saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 23 orang,” kata Awi, dalam keterangannya, Jumat (6/11/2020).

1. Polisi telusuri aliran dana yang digunakan Kepala Maybank Cabang Cipulir

Saat ini, polisi juga masih melaksanakan treasing aset, guna menelusuri aliran dana yang digunakan tersangka AT dan pemberian aliran dana hasil kejahatannya.

Penyidik telah menyita aset AT yaitu beberapa mobil, tanah, dan bangunan serta masih menelusuri aset lainnya. Tersangka kini sudah menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Tangerang.

“Semoga dalam waktu dekat segera tahap satu,” kata Awi.

Tersangka AT disangkakan melanggar Pasal 49 Ayat (1) dan Ayat (2) UU No 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas UU No 7 Tahun 1992, tentang Perbankan dengan ancaman penjara delapan tahun dan denda sebanyak Rp5 hingga Rp100 miliar.

Dia juga melanggar Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 UU No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda hingga Rp10 miliar.AGEN POKER TERPERCAYA

2. Ternyata Winda selama ini terima rekening koran palsu

Secara terpisah, Winda menjelaskan, uang yang dibobol oleh AT adalah uang tabungan yang belum termasuk bunga bank.

Uang dana pokok Rp20,879 miliar, belum termasuk bunga yg dijanjikan,”

Winda juga mengatakan bahwa rekening koran yang selama ini dia terima setiap bulan sejak 2015, ternyata bukan rekening asli.

“Iya (rekening koran) palsu,” kata dia

3. Uang ini adalah tabungan sejak 2015

Winda Lunardi dan ibunya, Floretta sudah menabung di Maybank sejak 2015 di dua rekening yang terpisah. Hingga 2020, seharusnya uang mereka sudah mencapai lebih dari Rp20 miliar.

Totalnya Rp20 miliar dengan rincian (tabungan) Winda Rp15 miliar, ibunya Rp5 miliar,” ujar Kuas Hukum Winda, Joey Pattinasarany.

Tapi ternyata uang tabungan itu hilang saat hendak diambil dan hanya tersisa Rp17 juta di rekening ibunda Winda, dan Rp600 ribu di rekening Winda. Laporan ini kemudian dibuat Herman Lunardi selaku ayahanda Winda pada 8 Mei 2020.

4. Maybank serahkan kasus ini agar diproses hukum

PT Bank Maybank Indonesia Tbk atau Maybank Indonesia buka suara terkait laporan atlet e-sport ini. Head Corporate Communication Perseroan Esti Nugrahaeni mengatakan, Maybank sudah melaporkan dan memproses dugaan tindak pidana tersebut kepada polisi.

“Sehingga oknum kejahatan tersebut saat ini telah ditangkap dan dalam proses hukum di Pengadilan Negeri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Esti melalui.

Esti mengatakan, Maybank Indonesia menyerahkan sepenuhnya penyelesaian kasus ini lewat proses hukum yang berlaku, serta mematuhi dan menghormati keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.AGEN POKER ONLINE

“Maybank senantiasa mengedepankan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh nasabah dalam melakukan transaksi perbankan,” kata dia.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *