Manfaat Makan Bawang Merah Untuk Kesehatan Tubuh

BERKAHPOKER Bawang merah adalah satu bumbu masak populer di berbagai negara. Nah, lewat artikel ini kita akan fokus membahas tentang bawang merah besar atau red onion yang tumbuh tunggal, bukan bawang merah yang sering dipakai di Tanah Air (shallot) dan yang tumbuh berkelompok (seperti bawang putih).

Bawang merah dikenal membawa potensi lewat kandungan nutrisinya. Namun, ada pula efek samping yang bisa dialami tubuh. Tanpa berpanjang lebar, berikut inilah adalah beberapa hal yang bisa terjadi dari konsumsi bawang merah, ada keuntungan dan kerugiannya.

1. Menyehatkan pencernaan

Bawang merah adalah sumber yang kaya serat dan prebiotik, yang diperlukan untuk kesehatan usus yang optimal.

Prebiotik adalah jenis serat yang tidak dapat dicerna yang dipecah oleh bakteri usus yang menguntungkan. Bakteri usus memakan prebiotik dan membuat asam lemak rantai pendek, termasuk asetat, propionat, dan butirat.

2. Hati-hati, bisa memicu asam lambung

Pernahkah kamu makan terlalu banyak bawang merah lalu mengalami nyeri ulu hati atau heartburn? Ya, bawang merah dapat memicu refluks asam, yang terjadi ketika asam lambung naik ke esofagus dan menyebabkan sensasi terbakar di dada.

Secara umum, orang-orang yang rentan mengalami refluks asam disarankan untuk menghindari makanan yang dapat memicu asam lambung naik, seperti bawang, makanan pedas, buah sitrus, alkohol, dan tomat.

Bawang dapat merangsang asam lambung karena memperpanjang durasi makanan bertahan di perut, sehingga dapat memperburuk nyeri dan serdawa.

3. Punya kemampuan antibakteri

Ada cukup banyak bukti yang menunjukkan bahwa bawang memiliki efek antibakteri pada tubuh, dengan penelitian menunjukkan bahwa bawang memiliki kemampuan untuk memerangi bakteri berbahaya. AGEN POKER TERPERCAYA

Food Chemistry tahun 2006 menemukan bahwa senyawa dalam bawang yang disebut kuersetin dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu yang disebut H. pylori, yang berhubungan dengan tukak lambung.

4. Dapat meningkatkan gejala sindrom iritasi usus besar

Sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS) adalah gangguan yang memengaruhi usus besar, menyebabkan kram, sakit perut, perut kembung, gas, serta diare atau konstipasi.

Bawang adalah salah satu makanan yang dapat memperparah gejala IBS. Bawang putih dan kopi juga ditemukan memicu gejala yang merugikan.

5. Mengontrol gula darah

Rutin makan bawang merah bisa membantu pengaturan kadar gula darah, yang mana ini bisa sangat bermanfaat pada orang-orang dengan diabetes tipe 2 atau punya kondisi pradiabetes.

Insights tahun 2010 menemukan bahwa makan 3,5 ons bawang merah segar dapat mengurangi kadar gula darah puasa hingga 40 mg/dl setelah 4 jam pada orang-orang dengan diabetes tipe 2.

Bahwa senyawa kuersetin dalam bawang mungkin bisa berinteraksi dengan sel-sel di usus kecil, pankreas, dan hati yang mana ini mungkin dapat membantu mengontrol regulasi gula di seluruh tubuh.

Itulah lima hal yang bisa dialami tubuh saat mengonsumsi bawang merah, bisa bermanfaat bisa pula merugikan. Bila kamu punya masalah asam lambung atau punya IBS, baiknya batasi atau hindari. Optimalkan dengan menambahkan bawang merah ke dalam pola makan sehat bergizi seimbang, ya! AGEN POKER ONLINE

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *