Beberapa Jenis Kelinci Langkah Yang Hampir Punah DIdunia

Beberapa Jenis Kelinci Langkah Yang Hampir Punah DIdunia

Beberapa Jenis Kelinci Langkah Yang Hampir Punah DIdunia

BERKAHPOKER Kelinci termasuk jenis hewan mamalia dengan ukuran tubuh kecil dan banyak berhabitat di daerah hutan, padang rumput, rawa dan lahan basah. Selain itu, kelinci juga dikenal sebagai hewan yang memiliki masa kehamilan yang sangat singkat yakni selama 27 hari. Secara keseluruhan, kelinci mempunyai ratusan spesies yang tersebar di beberapa wilayah di dunia dengan bentuk dan corak bulu yang berbeda-beda.

Dari sekian banyaknya spesies kelinci yang diantaranya merupakan hasil dari kawin silang. Inilah lima spesies kelinci paling langka yang ada di dunia dilansir Rabbitcaretips dan Rabbitspot, sebagai berikut:

1. Kelinci blanc de hotot

Blanc de hotot merupakan spesies kelinci yang berasal dari negara Prancis.

blanc de hotot pertama kali dikembangbiakan di tahun 1912 dan resmi mendapatkan pengakuan sebagai ras kelinci pada tahun 1922.

Dulunya, hewan ini pernah diekspor ke Amerika. Namun, karena kurangnya popularitas dari kelinci blanc de hotot membuat ini diabaikan hingga populasi mereka tinggal sedikit.

Ciri khas dari kelinci blanc de hotot adalah mereka memiliki bulu putih bersih serta bentuk tubuh bulat dan tanda hitam di sekitar matanya. Diperkirakan saat ini jumlah populasi dari hewan ini kurang dari 1000 ekor.

2. Kelinci rubah perak

Pada dasarnya, bulu dari kelinci rubah perak memiliki warna hitam dan biru solid. Dari segi penampilan, kelinci ini mempunyai intesitas bulu yang sangat lebat dengan panjang bulu empat sentimeter.

Bulu kelinci rubah perak akan berdiri tegak dengan sendirinya saat kepala hewan ini dibelai. Awalnya, spesies kelinci rubah perak dikembangbiakan oleh para peternak di Amerika untuk diambil dagingnya. AGEN POKER TERPERCAYA

Namun, suatu lembaga konservasi yang bernama American Livestock Breeds Conservancy menyatakan bahwa keberadaan dari kelinci rubah perak semakin terancam populasinya di alam liar.

3. Kelinci cinnamon

Diberi nama kelinci cinnamon dikarenakan hewan ini mempunyai warna bulu yang serupa dengan warna cinnamon atau kayu manis. Kelinci cinnamon baru dikenal pada tahun 1970 dan menjadi spesies kelinci langka saat ini.

Dalam sejarahnya, kelinci ini merupakan hasil kawin silang dari dua spesies kelinci berbeda, yaitu new zealand buck dan chinchilla doe yang tidak sengaja dikawinkan oleh dua orang anak.

Dari segi penampilan, kelinci cinnamon memiliki tubuh warna coklat kemerahan serta sedikit warna hitam pada bagian wajah dan kaki.

4. Kelinci riverine

Dari sekian banyak spesies kelinci yang terancam populasinya, kelinci riverine merupakan salah satu hewan yang di ambang kepunahan. Dilansir Rabbitspot, kelinci riverine berhabitat di wilayah Karoo, Afrika.

Mereka pertama kali ditemukan pada tahun 1902 di saat hewan ini sedang menggali lubang di semak belukar di dekat tepi sungai yang menjadi sarang mereka. Salah satu ancaman terbesar dari kelinci riverine adalah perusakan habitat serta sering dimangsa oleh anjing peliharaan warga.

5. Kelinci rhinelander

Kelinci rhinelander merupakan hasil kawin silang antara spesies kelinci abu-abu biasa dengan kelinci harlequin. Hewan ini sempat dikembangbiakan di negara Jerman pada awal abad ke-21.

Kelinci rhinelander juga pernah diperkenalkan di Amerika di tahun 1923, namun tidak terlalu mendapat antusias yang tinggi. Diperkirakan saat ini, populasi dari kelinci rhinelander kurang dari 2000 ekor. Hewan ini memiliki karakter yang sangat jinak dan aktif serta sering digunakan sebagai kelinci pertunjukan. AGEN POKER ONLINE

Nah, itulah beberapa spesies kelinci di dunia yang populasinya semakin terancam. Semoga ada perhatian lebih dari manusia agar spesies hewan berwajah lucu ini bisa terjaga di alam liar.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *