Beberapa Faktor Tidur Mendengkur Benarkah Cuman Dialami Pria

BERKAHPOKER Tentunya kamu pernah mendengar suara dengkuran, dong? Atau kamu sendiri adalah orang yang tidurnya mendengkur?

Mendengkur atau mengorok adalah suara serak atau kasar yang dikeluarkan saat tidur. Kondisi ini terjadi akibat terhalang atau menyempitnya saluran pernapasan. Sayangnya, banyak orang masih menyepelekan kondisi ini, hanya menganggapnya sebagai kebiasaan buruk yang tak disadari. Padahal, mendengkur bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan serius.

Untuk memperkaya pengetahuan, yuk, kupas tuntas mitos seputar mendengkur beserta faktanya.

1. “Mendengkur bukan masalah yang perlu dikhawatirkan”

Banyak yang menganggap bahwa mendengkur adalah hal biasa yang tak perlu dikhawatirkan. Namun, faktanya mendengkur bisa jadi pertanda adanya masalah kesehatan serius, seperti obstructive sleep apnea.

Obstructive sleep apnea adalah gangguan pernapasan tidur yang ditandai dengan adanya obstruksi saluran napas baik secara parsial maupun komplit. Pada kondisi ini, obstruksi pada saluran napas membuat seseorang mendengkur atau tersedak, sering terbangun, kualitas tidur terganggu, dan cenderung mengantuk pada pagi atau siang hari. Saat obstruksi terjadi, udara inspirasi yang masuk ke dalam paru-paru jadi berkurang atau bahkan tidak ada sama sekali.

2. “Dokter gigi dapat membantu mengatasi masalah mendengkur”

Dokter gigi memang dapat membantu mengatasi beberapa hal yang menyebabkan mendengkur, seperti memberi peralatan oral yang membantu menahan lidah saat tidur. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis tidur untuk benar-benar mengatasinya.

3. “Sleep apnea adalah satu-satunya penyebab seseorang mendengkur”

Memang benar bahwa obstructive sleep apnea adalah penyebab utama mengorok, tetapi bukan satu-satunya. Kadang kondisi kelebihan berat badan atau obesitas bisa membuat seseorang mendengkur. Konsumsi alkohol dan penggunaan obat-obatan tertentu, seperti relaksan otot, dapat mengendurkan otot di tenggorokan atau lidah, sehingga menimbulkan dengkuran. AGEN POKER TERPERCAYA

Selain itu, seseorang mungkin memiliki saluran udara yang sangat sempit atau adanya cacat struktural seperti septum yang menyimpang, yang bisa membuat seseorang lebih cenderung mendengkur.

Pertambahan usia juga merupakan salah satu faktor risiko yang membuat seseorang mengorok dalam tidurnya.

4. “Hanya laki-laki yang mendengkur saat tidur”

Ini cuma mitos, karena perempuan juga bisa mendengkur dan suaranya pun bisa sama mengganggunya dengan suara dengkuran laki-laki.

Terdapat 2.000 pasien yang mendatangi lab untuk studi terkait tidur, ditemukan bahwa 40 persen perempuan yang mengklaim dirinya tidak mengorok ternyata memiliki intensitas mendengkur yang parah atau sangat parah.

Selain itu, mendengkur juga cukup umum pada ibu hamil pada minggu-minggu terakhir kehamilan.penyebab paling umum adalah lonjakan hormon kehamilan. Peningkatan kadar estrogen dan progesteron menyebabkan selaput lendir di hidung membengkak. Ini bisa memburuk saat ibu hamil berbaring, sehingga menyebabkan dengkuran.

Pertambahan berat badan yang berlebihan selama kehamilan juga bisa menjadi penyebab, karena menghasilkan jaringan ekstra di sekitar kepala dan leher yang memperburuk dengkuran.

Selain itu, perempuan yang punya masalah kelebihan berat badan, penggunaan alkohol, obat-obatan, dan masalah kesehatan lainnya juga bisa mendengkur. Begitu juga pada beberapa perempuan yang sudah menopause.

5. “Cuma orang dewasa yang mendengkur”

Tak sedikit, lho, anak-anak yang tidurnya mendengkur. Faktanya, para ahli memperkirakan sekitar 10 persen anak rutin mendengkur dalam tidurnya.

Untuk banyak anak, alergi, infeksi saluran pernapasan, dan hidung tersumbat adalah beberapa alasan utama dengkuran pada anak.

National Sleep Foundation memperingatkan bahwa 1-3 persen anak menderita masalah pernapasan saat tidur. Bila anak mendengkur secara teratur dan suaranya keras, konsultasikan kondisi anak tersebut ke dokter, karena bisa saja ia menderita obstructive sleep apnea.

6. “Obat tidur bisa mengatasi masalah mengorok”

hindari konsumsi obat tidur atau obat penenang lainnya seperti antihistamin. Walaupun mungkin obat-obatan tersebut bisa membantu kamu tertidur, tetapi efek obat tersebut bisa mengendurkan otot tenggorokan, membuat dengkuran makin parah.

7. “Mendengkur hanya memengaruhi dirimu sendiri”

Faktanya, kebanyakan orang merasa terganggu dengan suara dengkuran. Satu studi menemukan bahwa pasangan dari orang yang mendengkur terbangun 21 kali setiap jamnya!

Ada pula studi lainnya yang menemukan bahwa tidur dengan seorang pendengkur bisa meningkatkan tekanan darah. Ini juga dapat memengaruhi kehidupan seks pasangan dan kepuasan pernikahan secara keseluruhan.

Itulah mitos seputar mendengkur beserta penjelasannya. Bila kamu atau pasangan mendengkur, atau pasangan mengeluhkan dengkuranmu, baiknya periksa ke dokter, karena bisa jadi itu menandakan kondisi medis tertentu yang perlu mendapat penanganan demi kesehatan yang lebih baik. AGEN POKER ONLINE

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *